Fungsi dan Kinerja MAF Sensor Untuk Mobil Ford

by -363 views

Sensor MAF pada mesin mobil Ford merupakan mesin injeksi dengan sistem kinerja pada bahan bakar bensin maupun diesel bisa dengan mudah menemukan MAF Sensor ini. Secara umum MAF (Mass Air Flow) Sensor terletak di bagian penyaring udara atau bagian setelahnya. Untuk mobil Ford yang menggunakan bensin sebagai bahan bakar dan untuk mobil yang menggunakan bahan bakar diesel bisa ditemukan MAF Sensor salah satunya adalah Ford Ranger yang menggunakan sistem common rail.

MAF atau Mass Air Flow meter berguna sebagai sensor yang mampu mengukur banyaknya udara yang mengalir melewati katup (throttle valve) gas pada body mobil ford.

Sedangkan ECM (Engine Control Module) atau dapat disebut juga PCM (Power Control Module), memerlukan informasi dari jumlah udara yang melewati Sensor MAF tersebut agar dapat menentukan waktu bahan bakar terinjeksi sehingga mampu menyediakan perbandingan dari bahan bakar dan udara yang tepat.

Prinsip (Cara) Kerja Sensor MAF

MAF Sensor
Terdapat kabel pemanas yang terbuat dari platinum pada bagian depan dari Sensor Mass Air Flow meter yang selalu terkena aliran udara di bagian intake setelah bagian filter dari udara tersebut.

Pemberian arus listrik dalam jumlah yang ditentukan pada kabel elemen tersebut akan membuat Engine Control Module mampu membuat elemen memanas hingga suhu yang diinginkan. Aliran udara yang masuk melalui elemen tersebut sehingga mampu memberikan suhu rendah pada elemen dan internal thermistor untuk mempengaruhi ketahanan dari elemen dan thermistor tadi.

MAF Sensor

Agar arus yang mengalir selalu dalam kondisi yang sama maka, ECM akan mengubahnya sebagai bagian dari komponen MAF meter. Tegangan yang digunakan pada level yang sebanding dengan banyaknya udara yang lewat dalam sensor sehingga ECM menggunakannya sebagai standar ukuran udara yang masuk pada intake.

Baca Juga : Penyebab RPM Mobil Tidak Stabil

Pada mobil Ford Ranger dengan menggunakan commont rail dapat melihat data tersebut dari jumlah udara yang memasuki mesin, misalnya di putaran mesin bekerja sekitar 1673 rpm maka banyaknya udara yang masuk ke ke mesin sebesar 23,88 galon setiap detiknya.