Ketahui Beberapa Sebab Rem Mobil Masuk Angin dan Cara Mengatasinya

by -17 views

Dalam menggambarkan keadaan sebuah sistem rem hidrolik yang memiliki masalah, ada istilah yang disebut rem mobil masuk angin. Kondisi ini memang sesuai dengan namanya, karena memang ada masa di mana sistem rem disusupi gelembung udara sehingga berakibat pada kinerja rem itu sendiri.

Jika ada akibat, berarti ada penyebabnya. Hal itulah yang akan kita ulik bersama, dan tentu saja dengan solusi yang mudah dan dapat diterapkan oleh Anda.

Kondisi rem mobil masuk angin biasanya dapat dideteksi. Cirinya, ketika Anda menginjak pedal rem, maka rasanya akan ringan, seperti pedal tersebut tidak menekan apa-apa. Tentu saja, karena memang udara yang menyusup tadi, menyerap tekanan kepada pedal rem, sehingga rasanya pun seperti menekan sesuatu yang tidak ada, alias ngempos atau pedal rem mobil terlalu dalam.

Kondisi ini seringnya terjadi di pagi hari, ketika Mobil baru digunakan. Bisa juga karena mobil tersebut jarang dipakai, kemudian remnya terasa kempos. Seringnya, kita cukup menekan-nekan pedal rem mobil untuk mengatasi rem kempos ini. Setelah itu, Anda sudah abai karena merasa masalah sudah selesai.

Padahal, jika dibiarkan, gelembung udara tersebut bisa kembali seperti semula setelah mengalami kompresi sesaat menjadi bagian-bagian yang kecil. Ketika gelembung tersebut kembali, maka rem Anda pun akan ngempos lagi. Dalam kondisi demikian, sebaiknya segera dilakukan pengecekan supaya tidak merembet ke masalah yang lebih besar.

Sebab-Sebab Terjadinya Rem Mobil Masuk Angin

Rem mobil masuk angin biasanya disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya adalah:

  • Minyak Rem yang Menyusut atau Berkurang
    Jumlah minyak rem ini ternyata sangat berpengaruh pada kondisi rem itu sendiri. Ketika komponen reservoir tidak terisi minyak, bagian kosong tersebut akan mudah dimasuki udara. Bahkan, udara yang masuk bisa mengembun, menjadi air dan memengaruhi kondisi minyak rem itu sendiri. Inilah mengapa sebaiknya ada penanganan yang cepat ketika rem mengalami masuk angin.
  • Penggantian Minyak Rem yang Kurang Benar
    Untuk mengganti minyak rem, memang tidak bisa dilakukan sendiri jika ingin hasilnya sempurna. Sebab, para ahli ini memiliki cara supaya udara tidak masuk ke saluran hidrolik. Namun, memang kadang gara-gara penggantian minyak ini, udara juga ada yang lewat dan masuk tanpa disadari. Sebaiknya minta dicek lagi jika memang mengalami masuk angin usai pergantian minyak rem. Baca artikel mengenai minyak rem mobil.
  • Penggantian Komponen Hidrolik yang Kurang Benar
    Tidak hanya penggantian minyak rem yang membutuhkan keahlian seorang profesional, penggantian komponen rem hidrolik juga harus dilakukan profesional. Hal ini untuk meminimalisir terjadinya masuk angin. Misalnya, ada scan khusus untuk mengganti komponen pompa ABS yang hanya bisa dilakukan oleh para ahli.

Memperbaiki Rem Mobil Masuk Angin Sendiri dengan Mudah

Supaya mobil Ford Anda tidak mengalami masuk angin berkelanjutan, Anda bisa mencoba untuk melakukan perbaikan sederhana yang mudah dengan cara bleeding. Bleeding ini sendiri merupakan proses untuk membuang gelembung udara yang berada di dalam sistem rem hidrolik, dengan prinsip tekanan.

Jika rem yang kempos tersebut terjadi pada mobil, Anda bisa minta tolong satu orang untuk membantu, karena harus dilakukan oleh dua orang. Satu orang akan menjadi operator, sedangkan yang lain akan berada di pedal rem.

Beberapa cara yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut.

  1. Pertama, cek dulu kondisi komponen rem Anda. Pastikan komponen mana yang rusak dan perlu dibenahi.
  2. Untuk melakukan bleeding, Anda perlu manancapkan selang bleeding yang terhubung ke neeple bleeding menuju caliper rem.
  3. Tekan pedal rem supaya rem bisa terkocok, tekan terus pedal tersebut sampai pedal terasa mengeras. Setelah itu tahan.
  4. Bukalah baut neeple bleeder dengan cepat, lalu tutup lagi.
  5. Setelah itu, Anda bisa melihat gelembung udara yang keluar dari neeple bleeder.
  6. Lakukan kembali cara tersebut sampai tidak ada sama sekali gelembung yang keluar lagi.
  7. Jangan lupa untuk selalu mengawasi kondisi jumlah minyak rem, jangan sampai kurang karena nantinya masalah akan kembali. Solusinya, siapkan minyak rem supaya bisa ditambahkan karena berkurangnya minyak akibat proses bleeding tersebut.
  8. Proses pun selesai. Anda tinggal membersihkan sisa minyak di sekitar komponen rem. Bersihkan dengan benar supaya komponen tersebut tidak cepat rusak, sebab minyak rem punya sifat korosif.

Mudah sekali, bukan? Meskipun begitu, jangan lupa untuk langsung mengecek keadaan rem ketika terjadi kempos, supaya tidak merembet ke masalah yang lebih besar dan berakibat fatal hanya di karena rem mobil masuk angin.