Sistem Kerja Dari Thermostat pada Pendingin Mobil yang Perlu Anda Ketahui

by -24 views
Thermostat Mobil

Sistem pendingin mesin, terdapat beberapa komponen yang saling berhubungan satu sama lain. Mulai dari komponen yang terlihat, misalnya seperti radiator dan selang serta komponen lain yang tidak tampak yang disebut thermostat mobil. Bahkan, ada sebagian dari anda yang sama sekali belum pernah melihat komponen yang satu ini secara langsung. Wajar saja, karena memang unsur ini berada pada saluran pendingin mobil, sehingga akan sulit untuk terlihat.

Definisi Thermostat Mobil dan Fungsinya

Pengertian Thermostat Mobil

Thermostat mobil merupakan katup yang memiliki fungsi untuk membuka dan menutup saluran pada sistem pendingin dari water jacket yang ada didalam mesin, sehingga menuju ke saluran radiator dengan sendirinya (secara otomatis) guna meningkatkan efisiensi dan kinerja bahan bakar.

Fungsi Thermostat Mobil

Thermostat memiliki fungsi sebagai berikut:

  • Menutup sistem saluran air pendingin yang dihasilkan mesin menuju radiator mobil ketika temperatur air pendingin masih dalam keadaan rendah. Membuka sistem saluran dari mesin menuju radiator ketika suhu air pendingin mulai meningkat.
  • Menjaga sirkulasi air pendingin supaya tidak bisa keluar saat temperatur masih berada di bawah.

Mengapa Sebuah Mesin Harus Memiliki Thermostat?

Bagi anda yang masih awam, mungkin akan bertanya-tanya mengapa sebuah mesin itu harus mempunyai thermostat. Pada dasarnya, sistem pendingin yang ada di dalam mesin mobil menggunakan media air sebagai alat yang bisa menghantarkan panas dari mesin ke radiator. Perpindahan suhu tinggi tersebut berlangsung dari tabung silinder yang terhubung langsung pada ruang pembakaran menuju saluran air pada water jacket.

Nah, air di dalam water jacket ini selanjutnya akan mengalami peningkatan suhu. Sehingga, pompa air akan berusaha untuk mendorong air dari water jacket menuju radiator dan didinginkan supaya bisa menyerap panas kembali.

Perlu anda ketahui, bahwa setiap mesin pada umumnya membutuhkan panas yang mencapai 90 hingga 100° celcius agar bisa bekerja dengan optimal.

Seandainya proses pendinginan air dalam mesin dilakukan sejak suhu mesin masih dalam kondisi dingin, maka hal ini dapat menyebabkan proses pemanasan mesin terlalu lama dan berdampak tidak baik pada konsumsi BBM. Nah, disinilah fungsi. thermostat untuk menutup saluran air radiator pada mesin ke radiator yang menjadikan proses sirkulasi air pendingin hanya bekerja pada water jacket.

thermostat mobil

Pembagian Komponen Thermostat Mobil

  • Wax Sealed
    Wax ini akan berfungsi sebagai pengatur pada pembukaan thermostat.
  • Pegas Thermostat
    Bagian ini berguna untuk mengembalikan katup pada posisi tertutup.
  • Thermostat Valve
    Adalah bagian berbentuk plat dengan fungsi sebagai pintu air pada sistem thermostat.
  • Control Hole
    Control Hole merupakan lubang kecil pada thermostat yang difungsikan sebagai alat untuk menghindari kurangnya air didalam water jacket.

Cara Kerja Sistem Thermostat Mobil

cara kerja thermostat mobil

Ketika mesin mobil hidup dalam kondisi dingin, maka secara otomatis sirkulasi air pendingin di dalam mesin akan tertutup. Dengan kata lain, water pump di dalam mesin akan melakukan tugasnya yakni memompa air pendingin yang ada di dalam water jacket agar bisa bergerak ke seluruh bagian water jacket. Nah, kondisi inilah yang menyebabkan mesin bisa panas secara merata dan menyeluruh.

Dengan berlakunya kegiatan di atas, maka suhu mesin akan meningkat. Selanjutnya saat temperatur air pendingin telah berada pada angka 70° celcius, secara sendirinya katup thermostat akan mulai terbuka. Kenapa hal ini bisa terjadi? Tentu saja dikarenakan bagian wax sealed yang ada pada thermostat bekerja sesuai suhu.

Dapat dikatakan bahwa, semakin tinggi suhu pada air pendingin maka wax sealed pun akan semakin mengecil atau mengempis. Gerakan inilah yang nantinya akan menarik katup thermostat sehingga terbuka. Nah, katup yang telah terbuka akan menyebabkan sirkulasi air pendingin bergerak radiator untuk didinginkan.

Biasanya, jika thermostat sudah terbuka maka tidak dapat menutup kembali karena memiliki tugas untuk menjaga suhu mesin. Dengan begitu, suhu air pendingin akan selalu terjaga pada suhu antara 80 sampai 90° celsius. Namun, seandainya mesin dimatikan atau dinonaktifkan, maka suhu air pendingin akan turun secara perlahan dan menyebabkan thermostat tertutup.

Apa yang Akan Terjadi Jika Thermostat Dilepas?

Sebenarnya, hal paling fatal yang paling sering dilakukan oleh pengguna kendaraan ialah melepas thermostat. Maka, jangan heran jika anda akan melihat suhu mesin menjadi tinggi dan meningkat. Hal ini sangat penting untuk anda cermati, thermostat mempunyai usia penggunaan terutama pada karet thermostat mobil.

Indikasi dari thermostat sudah tidak dapat bekerja secara maksimal atau harus diganti adalah temperatur mesin naik lebih tinggi dari suhu normalnya bila dilihat dari indikator temperatur di panel speedometer kendaraan.

Perlu anda ingat bahwa, melepas thermostat mobil dari sirkulasi air radiator bukanlah merupakan hal yang bagus. Karena ini justru akan menyebabkan sistem sirkulasi air pendingin berjalan tidak sempurna.

Tanpa keberadaan thermostat, kinerja mesin akan tercapai lebih lama. Tanpa thermostat, tahap per tahap dari sistem kerja pemanasan dan pendinginan tidak terjadi, hal ini disebabkan keadaan temperatur mesin yang masih dingin,

Dengan pelepasan thermostat mobil, maka akan memberikan pengaruh yang terbilang buruk terhadap mesin, yakni proses pemanasan mesin tidak mampu atau tidak merata. Jika hal ini sering terjadi maka dapat menyebabkan mesin boros BBM dan fungsi mesin pun beresiko bekerja tidak maksimal.

Cara Mengecek Thermostat Mobil yang Normal

thermostat mobil

Cukup mudah bagi anda untuk melakukan pengecekan terhadap kenormalan dari thermostat. Anda dapat mengukurnya menggunakan sebuah panic yang berisi air panas. Berikut langkahnya:

  • Siapkan air panas dengan suhu 50 sampai 60 derajat dalam panci.
  • Masukkan thermostat yang akan dicek ke dalam panci.
  • Normalnya, thermostat memang tidak akan terbuka secara cepat, kecuali jika spesifikasi pembukaan thermostat itu sendiri lebih rendah.
  • Panaskan air yang ada di dalam panci menggunakan heater. Gunakan termometer untuk mengukur suhu.
  • Saat thermometer mencapai 70° celcius, maka secara perlahan thermostat akan mulai terbuka walau hanya sedikit.
  • Teruskan memanaskan air di dalam sampai thermostat benar-benar terbuka seluruhnya. Biasanya pada kondisi suhu di atas 90° celcius.

Jika proses pembukaan thermostat berlangsung normal, maka kondisinya thermostat tersebut masih bagus dan dapat anda digunakan. Namun, seandainya thermostat tidak terbuka secara utuh meski suhu air sudah mendidih, maka thermostat tersebut sudah tidak dapat dimanfaatkan lagi.

Sekarang ini harga thermostat mobil ini sudah ditawarkan dalam tariff yang sangat bervarian. Yaitu dapat mencapai 120 hingga 250 ribuan untuk satu unit.

Bedanya dengan electric thermostat, yang memiliki solenoid sebagai pengganti bagian wax sealed. Harganya bisa lebih di atas 500 ribuan untuk satu unit saja. Bukan tanpa alasan thermostat jenis ini jauh lebih mahal, karena sudah terhubung langsung dengan sistem pada mesin. Sehingga mampu memberikan pengaruh yang lebih besar pada mesin.